Tugas Teori 28 maret
Nama : Teguh Warastro Jati
Nim : 233100386
- Komponen sistem basis data
- Database Management System (DBMS)
- Komponen DBMS
- Keuntungan dan kekurangan DBMS
- Model data
- Basis data terdistribusi.
- Application Proggrammer atau Programmer Aplikasi yaitu pengguna yang mempunyai tugas untuk membuat suatu program aplikasi guna mengakses basis data dengan bahasa pemrograman tertentu
- End User yaitu pengguna yang didasarkan pada cara mereka melakukan interaksi dengan sistem basis data yang terdiri atas naive user, casual user, specialized user bahkan termasuk pula kelompok sebelumnya yaitu application programmer
- Designer yaitu mereka yang bertugas mendesain basis data
- Administrator yaitu mereka yang memiliki wewenang mengendalikan seluruh sistem basis data
2. Database Manajemen System (DBMS)
Database Management System (DBMS) atau sistem manajemen basis data adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan mengatur data dalam suatu basis data. Basis data merupakan kumpulan data yang terstruktur, tersimpan, dan dapat diakses dengan mudah.
DBMS memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai operasi terkait data, seperti penyimpanan, pengambilan, pembaruan, dan penghapusan data.
3. Komponen DBMS
1. Storage engine
komponen yang bertanggung jawab atas penyimpanan dalam basis data.
2. Query Language
Query language adalah komponen yang memungkinkan pengguna dan aplikasi untuk mengakses dan memanipulasi data dalam basis data. SQL (Structured Query Language) adalah bahasa kueri yang umum digunakan dalam DBMS relasional.
3. Query Procesosr
Query processor adalah komponen yang bertugas untuk mengeksekusi kueri yang dikirim oleh pengguna atau aplikasi. Proses ini melibatkan analisis kueri, perencanaan eksekusi, dan eksekusi fisik.
4.optimaztion engine
Optimization engine adalah komponen yang bertugas untuk mengoptimalkan eksekusi kueri. Ini mencakup pemilihan indeks yang tepat, strategi penggabungan kueri, dan penggunaan algoritma pencarian yang efisien.
5. metadata catalog
Metadata catalog adalah basis data yang menyimpan metadata tentang basis data yang sedang dikelola. Ini mencakup informasi tentang tabel, kolom, indeks, izin akses, dan hubungan antar tabel.
6.Log Manager
Log manager adalah komponen yang mencatat semua aktivitas yang terjadi dalam basis data. Ini termasuk perubahan data, operasi kueri, dan akses pengguna. Log manager penting untuk pemulihan bencana, pemantauan keamanan, dan audit.
7. Reporting and monitoring tool
Reporting and monitoring tool adalah perangkat lunak yang digunakan untuk memantau kinerja basis data dan membuat laporan. Alat ini memungkinkan administrator untuk melacak beban kerja, menganalisis kinerja, dan mendeteksi masalah.
8. data utilits
Data utilities adalah alat-alat yang digunakan untuk mengimpor, mengekspor, dan memperbarui data dalam basis data. Ini mencakup alat-alat untuk memindahkan data dari satu DBMS ke DBMS lain, mengubah format data, dan mengelola data dalam jumlah besar.
4. keuntungan dan kekurangan penggunaan Database Management System (DBMS):
Keuntungan:
1. Konsistensi Data: DBMS memastikan konsistensi data dengan menerapkan aturan dan batasan pada basis data, sehingga data tetap dapat diandalkan dan konsisten.
2. Keamanan Data: DBMS menyediakan kontrol akses yang ketat, memungkinkan untuk menentukan siapa saja yang memiliki akses ke data tertentu dan tingkat akses apa yang mereka miliki, yang membantu melindungi data sensitif dari akses yang tidak sah.
3. Optimasi Kinerja: DBMS menggunakan teknik seperti indexing, caching, dan pembuatan rencana eksekusi query untuk meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan, memungkinkan untuk menjalankan query dengan lebih efisien.
Kekurangan:
1. Biaya: Implementasi dan pengelolaan DBMS bisa mahal, termasuk biaya lisensi perangkat lunak, perangkat keras, pelatihan, dan biaya administratif lainnya.
2. Ketergantungan pada Vendor: Penggunaan DBMS membuat organisasi bergantung pada vendor untuk dukungan teknis, pembaruan perangkat lunak, dan pemeliharaan sistem.
3. Kompleksitas: DBMS bisa kompleks dalam hal konfigurasi, pemeliharaan, dan pengelolaan, memerlukan pengetahuan khusus dan keahlian untuk mengelola basis data dengan efektif.
5. Model data
Model data adalah representasi struktur logis dari data dalam suatu basis data. Ini menyediakan pandangan abstrak tentang cara data disusun, disimpan, dan diakses dalam basis data. Ada beberapa jenis model data yang umum digunakan, termasuk:
1. Model Relasional: Model ini menggunakan tabel untuk menyimpan data dan hubungan antara data direpresentasikan oleh kunci asing. Setiap tabel memiliki kolom yang mewakili atribut, dan setiap baris mewakili entitas tunggal.
2. Model Berorientasi Objek: Model ini memungkinkan objek untuk disimpan di dalam basis data bersama dengan metode yang didefinisikan untuk memanipulasi objek tersebut. Objek dapat memiliki properti (atribut) dan perilaku (metode).
3. Model Dokumen: Model ini digunakan untuk menyimpan data semi-struktural atau tidak terstruktur dalam dokumen atau koleksi dokumen. Data disimpan dalam format dokumen JSON atau XML, dan relasi antar dokumen didefinisikan melalui struktur hierarkis.
4. Model Jaringan: Model ini menggambarkan hubungan antara entitas dalam bentuk grafik, di mana satu entitas dapat terhubung dengan banyak entitas lain melalui relasi.
5. Model Hierarki: Model ini menggunakan struktur pohon untuk mengorganisir data dalam hierarki, dengan setiap node dalam pohon mewakili entitas dan anak-anaknya mewakili relasi antar entitas.
6.Basis data terdistribusi
adalah jenis basis data di mana data disimpan di beberapa lokasi yang terpisah, dan sistem basis data memungkinkan akses dan pemrosesan data dari lokasi-lokasi tersebut. Ini memungkinkan akses yang cepat dan efisien ke data dari berbagai lokasi, tetapi memerlukan manajemen yang cermat untuk memastikan konsistensi dan keandalan data di seluruh sistem.
Komentar
Posting Komentar